Agen IBCbet Terpercaya Piala Dunia 2022 di Qatar Terancam Gagal

Agen IBCbet Terpercaya Piala Dunia 2022 di Qatar Terancam Gagal – Masalah nampaknya tidak berhenti menghampiri rencana penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang akan dihelat di Qatar. Dari mulai cuaca Qatar yang teramat panas jika Piala Dunia digelar pada bulan Juni-Juli, kemudian ada dugaan manipulasi atau suap tentang terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 sampai-sampai FIFA harus membentuk komisi etik untuk menyelidiki dugaan ini.

Kini pengerjaaan stadion-stadion di Qatar untuk menyelenggarakan Piala Dunia tahun 2022 terhambat. Hal ini disebabkan oleh buruh yang membangunnya melakukan demonstrasi mogok kerja. Mereka menginginkan upah lebih daripada buruh biasa karena ini menyangkut hajat hidup bangsa dan negara serta melibatkan dunia internasional. Para buruh yang mogok tersebut merasa bahwa upah mereka terlalu kecil bahkan sama dengan buruh-buruh pelabuhan atau buruh-buruh pabrik yang mengurusi hanya bagian kecil dari sebuah negara ataupun hanya menyangkut hajat hidup sebuah perusahaan saja.

“Kami merasa dibayar terlalu rendah untuk sebuah proyek internasional. Apalagi ini merupakan kebanggaan bagi Qatar khususnya kemudian lebih luas lagi dunia Arab serta benua Asia umumnya. Kenapa kemudian kami digaji terlalu rendah untuk sebuah mega proyek ini? Bukankah negara kita kaya? Bukankah kita bisa membangun hotel, bisa membangun bandara dengan kekuatan uang dan gaji para pekerja yang membangunnya pada saat itu lebih tinggi daripada kami saat ini di mana inflasi bahkan sudah terjadi.” Sebut perwakilan buruh pengerjaan stadion Ahmad Akh Khodad dengan sangat berapi-api saat diwawancarai sebuah stasiun televisi.

Ketua Panitia Piala Dunia 2022, Akbar El Baker menanggapi pernyataan tersebut dengan diplomatis dan menegaskan bahwa anggaran yang diberikan sudah sangat ketat sehingga amat sangat sulit untuk menaikkan bayaran para pekerja tersebut.

“Kami sudah memperkirakan anggaran pembangunan, termasuk anggaran belanja untuk biaya para pekerja, kami sudah memperhitungkan inflasi yang akan terjadi dan kemudian memperkirakan bahwa akan ada kenaikan gaji untuk mereka selama delapan sampai sembilan tahun pengerjaan ini. Jadi kalau kami menaikkan gaji sekarang, kami bisa-bisa benar-benar tidak akan bisa membayar apa-apa lagi kemudian.” Akbar El Baker menjelaskan bahwa ternyata akan ada kenaikan gaji karena juga adanya inflasi.

Sampai saat ini pihak buruh masih menuntut kenaikan gaji. Masyarakat sendiri tidak terlalu mempedulikan hal ini karena bagi mereka yang terpenting adalah bagaimanapun caranya negara mereka bisa menyelenggarakan Piala Dunia.

“Saya tidak terlalu peduli apakah buruh mogok atau bagaimana juga, yang saya peduli adalah bagaimana kemudian saya bisa melihat Neymar di sini atau Messi karena mereka kemungkinan akan masih bisa bermain pada Piala Dunia 2022 nanti, maka saya sedang bekerja keras untuk menabung agar bisa membeli tiket Piala Dunia.” Kata Jawab Mahmoud seorang warga negara umum Qatar yang ditanya pendapatnya mengenai pemogokan buruh ini.