Agen Judi Bola Timnas U-19 Dianggap Masih Lemah Dalam Penyelesaian Akhir

Timnas U-19 Dianggap Masih Lemah Dalam Penyelesaian Akhir Agen Judi Bola – Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, memperkecil agenda laga uji coba anak asuhnya. Laga kontra Jember United di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, hari Jumat (30 Agustus 2013) kemarin, menjadi laga terakhir timnas U-19 dalam rangkaian uji coba yang dilakukan Evan Dimas dan kawan-kawan sebelum bertarung pada turnamen Piala AFF U-19 mulai 9-22 September 2013 mendatang.

Pada agenda sebelumnya, Timnas U-19 dijadwalkan masih harus menggelar uji coba satu kali lagi melawan klub internal PSSI di Sidoarjo. Tapi pemantapan organisasi permainan dinilai Indra Sjafri lebih penting karena waktu yang sudah semakin sempit.

“Cuma tersisa 10 hari sebelum laga dimulai pada Piala AFF U-19. Dengan waktu sempit itu, pemain akan semakin rawan mendapat cedera. Mungkin cuma game internal yang kan kita lakukan agar peak performance para pemain tetap terjaga,” terangnya usai laga Jumat sore kemarin.

Menghadapi  perlawanan Jember United, Timnas U-19 menang dengan skor telak 7-0. Tiga gol Timnas U-19 tercipta pada babak pertama masing-masing lewat Mukhlis Ning Syaifullah, Evan Dimas dan M Fatchur Rohman. Kemudian menyusul empat gol lainnya yang terjadi pada babak kedua lewat torehan gol Evan Dimas, Ilham Udin Armayn, Hendra Sandi danDinan Yahdian Javier

Dengan kemenangan ini, timnas U-19 berarti belum pernah terkalahkan dalam 4 kali laga uji coba mereka. Kontra Uni Emirat Arab di Malaysia sebelumnya menjadi satu-satunya pertandingan uji coba yang berakhir imbang tapi Indra Sjafri mengaku belum puas dengan hasil ini.

“Terutama saat lawan Jember United. Dari tujuh gol yang berhasil tercipta, kebanyakan dari tembakan dari luar kotak penalti. Karenanya, finishing kembali akan jadi bahan evaluasi pertama tim pelatih timnas. Itulah gunanya melakukan game internal nantinya,” sambungnya.

Selain evaluasi penyelesaian akhir yang masih buruk, sang pelatih juga menyebutkan adanya kendala komunikasi di barisan lini pertahanan yang masih sering muncul. Padahal kalau melihat para calon lawan yang akan dihadapi, kelemahan lini pertahanan ini bisa menjadi masalah besar  kalau tidak segera diperbaiki

Indra Sjafri membeberkan bahwa timnas U-19 dituntut untuk bisa tampil disiplin dan selalu mewaspadai pergerakan pemain lawan. Selain itu support dari para gelandang ketika bertahan dan situasi bola mati juga harus diperhatikan. Indra Sjafri juga mengingatkan tidak ada tim lemah di grup B yang ditempati Indonesia. Brunei sekalipun sudah berkembang sangat pesat sepak bolanya. Belum lagi tim kuat ASEAN seperti Vietnam,Thailand dan Malaysia.