Agent Betting Online Laudrup Beri Peringatan Pada Chico Flores

Agent Betting Online Laudrup Beri Peringatan Pada Chico Flores

Agent Betting Online Laudrup Beri Peringatan Pada Chico Flores – Pelatih Swansea Michael Laudrup memberikan peringatan kepada salah satu pemainnya. Adalah palang pintu Chico Flores yang diminta untuk menghentikan kebiasaannya berakting bila menghadapi klub-klub di Liga Premier, karena dapat mengundang hukuman dari wasit.

Bek tengah berkebangsaan Spanyol itu dikenal memiliki reputasi atas aksi teatrikal di atas lapangan hijau bila sedang berhadapan dengan pemain lawan, dan Laudrup sudah mencatat setidaknya hal itu justru membuat kekesalan bagi sang pelatih saat menghadapi West Ham United dan Stoke City.

Ketika menghadapi West Ham United, Flores berguling-gulingan sambil jatuh di atas rumput sehingga sempat membuat pelatih The Hammers, Sam Allaryce menertawakan aksi teatrikal sang pemain, sebelum kedua orang itu terlibat adu mulut menuju ruang ganti.

Sementara kala menghadapi Stoke City, Flores sempat terkena bagian tenggorokan oleh Steven Nzonzi, namun yang terlihat justru ia terjatuh sambil memegang wajahnya, dan seketika itu pula wasit pun menghadiahi kartu kuning kepadanya atas aksi yang tidak mengindahkan ‘Fair Play’ dan sempat mengundang penyerang The Potters Jon Walters memintanya agar mendapat hukuman.

Tentu saja dengan kartu kuning yang diterima oleh Flores merupakan yang keempat pada musim ini dan bila mengantongi satu kartu kuning kembali di pertandingan pekan ini maka bukan tidak mungkin ia bakal menerima hukuman satu pertandingan.

Laudrup mengakui bahwa pemain berusia 26 tahun harus menghilangkan kebiasaan buruknya, terlebih setelah pendukung Swansea City sendiri bertepuk tangan atas kartu kuning yang diterimanya saat menghadapi Stoke City.

“Ia harus menghindari kartu kuning berikutnya,” kecam Laudrup. “Mungkin saya tidak akan mengeluarkan opini seperti ini, bila ada pemain saya yang mendapatkan sorotan terlalu berlebihan, dan ini merupakan bagian benar atau salah. Wasit juga manusia dan, jika pemain terlalu banyak melakukan akting, maka bila pada tindakan berikutnya ia mengulangi lagi, maka sudah pasti hukuman kartu akan diterimanya.

“Kami sudah melihat banyak kasus, dan anda dapat mengatakan mungkin hal ini adil dan kurang adil, dengan apa yang sudah pernah terjadi sebelumnya terhadap Gareth Bale dan Luis Suarez. Oleh karena itu kami harus menghindari semaksimal mungkin dalam diri Chico karena bila seseorang melakukan pelanggaran kepadanya, bukannya itu menjadi berlebihan, tetapi juga bisa mengakibatkan pemain lawan terkena hukuman.

“Kami mengetahui bagaimana peraturan yang berlaku di sini bila terkena batas kartu yang telah ditentukan dan ia pun tahu harus menjalani hukuman tersebut dan tentu jauh lebih penting bila ia mampu menghindari tindakan seperti ini di masa mendatang.

“Tentu saja bila melihat posisi yang dilakoni olehnya, maka ia lebih berpeluang untuk mendapatkan kartu kuning lebih banyak di sepanjang musim ini dibandingkan pemain lainnya, namun setidaknya ia bisa menghindari lebih banyak atas aksi kekonyolannya tersebut.”

Laudrup juga mengaku cukup yakin bila Flores tidak bereaksi terlalu berlebihan saat menghadapi Stoke, Swansea kemungkinan besar bisa melawan 10 pemain.

Laudrup menambahkan: “Kami semua sepakat bahwa Chico pada hakekatnya tidak tewas dan ia bisa melanjutkan pertandinan kembali, namun bila kami ingin menanggapi lebih jauh terhadap pelanggaran tersebut, ia (Nzonzi) benar-benar melakukan penyerangan kepadanya dan bila ini mengacu kepada peraturan, maka tentunya ia bisa terkena kartu merah.

“Tetapi saya pikir penilaian saya pada pertandingan tersebut, wasit memimpin cukup baik. Bahkan jika hukum menuliskan hal tersebut, saya pikir Nzonzi berhak atas kartu merah.

“Tetapi jika kemudian di sini ada sebuah aksi berlebih? Memang benar, Chico melakukannya, tetapi mengapa hanya dia yang diberikan kartu kuning?

“Mungkin dalam situasi ini, wasit melihat Chico sudah terlalu banyak melakukan aksi teatrikal dan hal ini tentu saja dimanfaatkan oleh Nzonzi selaku pemain lawan Agent Betting Online.”