Bola Online Revolusi Taktik Sepak Bola Pergerakan Tanpa Bola

Bola Online Revolusi Taktik Sepak Bola Pergerakan Tanpa BolaBola OnlinePergerakan tanpa bola bukan hal baru dalam sejarah sepakbola kembali ke masa keemasan timnas Hungaria yang legendaris, Magical Magyars, yang menaklukkan Inggris 6-3 pada tahun 1953 dalam sebuah friendly match yang diberi tajuk Pertandingan Abad Ini. Saat itu Inggris begitu jumawa, karena tidak pernah kalah di kandang sendiri oleh tim luar Britania Raya. Dan saat itu, 105.000 penonton di Stadion Wembley menjadi saksi, bagaimana The Golden Team menunjukkan kenapa mereka menjadi timnas terbaik dunia saat itu. Permainan mereka dicirikan dengan kecenderungan pemain mereka untuk keluar dari posisi asli mereka dan bertukar dengan rekan setim, membuat bingung pemain lawan tentang siapa yang harus mereka kawal.

Tapi yang membuat berbeda adalah, beberapa tahun terakhir pergerakan tanpa bola yang bagus semakin ditekankan di seluruh klub di dunia. Yang diincar dari pergerakan tanpa bola yang bagus adalah bagaimana lawan jadi ikut tertarik keluar dari posisinya, sehingga diharapkan akan tercipta ruang di area rawan. Jika anda striker yang dikawal ketat oleh bek tengah, lalu mendadak bergerak ke arah lapangan tengah, yang terjadi antara (a) anda lepas dari kawalan dan bisa bebas menerima umpan ataupun (b) bek tengah bersikeras mengikuti anda, jadi ada ruang terbuka di jantung pertahanan lawan – Bola Online.

Tapi (b) hanya benar-benar efektif jika anda punya rekan setim yang bisa mengeksploitasi ruang itu. Pada 4-4-2, contoh klasik yang menunjukkan peran pergerakan tanpa bola adalah saat satu striker bergerak ke tengah lapangan dan berhasil menarik seorang bek tengah bersamanya, lalu striker partnernya akan bergerak ke horisontal memanfaatkan ruang kosong yang tercipta itu. Tapi ini benar-benar teori saja, karena pada formasi 4-4-2 memang lini depan dan lini tengah punya jarak yang signifikan, sehingga sulit bagi kedua striker untuk melakukan pergerakan itu dengan cepat dan halus – Bola Online.

Seperti yang telah dijelaskan di artikel sebelumnya, formasi modern cenderung membagi lapangan menjadi empat bagian, sehingga akibatnya adalah gap antara lini depan dan lini tengah menjadi lebih sempit, sehingga pergerakan tanpa bola seperti contoh di atas menjadi jauh lebih mudah dilakukan. Dan juga bila pada 4-4-2 hanya satu striker memanfaatkan celah yang diciptakan striker lain, pada formasi 4-2-3-1, sebagai contoh, striker tunggal yang bermain ke dalam bisa menciptakan ruang bagi tiga pemain di belakangnya, apalagi pemain sayap pada 4-2-3-1 lebih ke tengah daripada pada formasi 4-4-2. Di sepakbola modern, taktik ini dipelopori oleh AS Roma di musim 2005-2007, di mana kejeniusan Spalletti dalam meracik formasi diterjemahkan oleh Totti di lapangan sebagai sebuah peran dan posisi baru, false nine – Bola Online.

Tentu hal sebaliknya bisa terjadi (pemain sayap menciptakan ruang bagi sang striker), dan juga tidak hanya di lini depan (seorang gelandang serang menciptakan ruang bagi gelandang bertahan) dan dengan semakin menjulangnya peran full-back dalam menyerang, pemain sayap yang di depan bisa menciptakan ruang bagi full back untuk melakukan overlap. Singkatnya, fakta bahwa formasi empat bagian memberikan kesempatan bagi pergerakan tanpa bola untuk lebih mudah dilakukan daripada formasi klasik, meningkatkan pentingnya pergerakan tanpa bola – Bola Online.

Pentingnya pergerakan tanpa bola ini mungkin dipelopori oleh AC Milan saat dilatih Arrigo Sacchi. Seperti kata Paolo Maldini, legenda Milan – Bola Online.

“Sebelum Sacchi tiba di Milan, adu kemampuan antara dua pemain yang di lapangan berdekatan selalu menjadi kunci, namun dengan Sacchi kuncinya adalah pergerakan tanpa bola, dan di situlah kami memenangkan pertandingan kami”

 Dan patut dimengerti juga bahwa berhubungan dengan aspek sepakbola modern lainnya – bola lebih sering ditahan di lini tengah sehingga pergerakan lini depan menjadi lebih penting, dan juga pemain modern yang semakin mengandalkan kecepatan dan taktik yang lebih sering mengandalkan serangan balik (karena ada lebih banyak ruang untuk dimanfaatkan) juga turut berkontribusi.

Pergerakan yang baik menjadi penting di semua posisi menyerang, dan popularitas striker tunggal membuatnya lebih vital bagi pemain-pemain jenis tertentu yang bermain di posisi itu. Salah satu striker yang bisa dibilang memahaminya dengan baik adalah Pedro Pauleta, pemain Portugal. Bila sepuluh tahun lalu tugas utama seorang striker tunggal adalah menahan bola di depan, saat ini mereka lebih bertugas melakukan pergerakan tanpa bola yang cerdas – menjelaskan bagaimana pemain seperti Wayne Rooney dan Liedson menjadi striker tunggal dan juga menjelaskan bagaimana false nine tercipta – Bola Online.

Ditulis oleh Artikel Bola Super Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://artikelbolasuper.com/bola-online-revolusi-taktik-sepak-bola-pergerakan-tanpa-bola/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.