Lima Pemain Arsenal Yang Bisa Bermain Sebagai Striker

Lima Pemain Arsenal Yang Bisa Bermain Sebagai Striker

Lima Pemain Arsenal Yang Bisa Bermain Sebagai Striker – Krisis cedera Arsenal telah bertambah dengan Theo Walcott yang absen selama enam bulan, tetapi bisakah mereka tanpa tambahan pemain baru?. Theo Walcott telah absen selama sisa musim ini dan telah menjadi berita terburuk bagi fans Arsenal .

Nicklas Bendtner keluar karena cedera pergelangan kaki, sementara Olivier Giroud juga mempunyai masalah sendiri akhir – akhir ini juga – namun di perkirakan akan kembali ke garis start untuk melakukan perjalanan ke Aston Villa akhir pekan ini.

Jika dia tidak berhasil, berikut adalah lima pemain yang bisa meningkatkan permainan untuk skuad …

1) Lukas Podolski

Podolski kembali ke line-up bulan lalu tapi tidak cukup efektif saat melawan Cardiff sebagai penyerang, tetapi, seperti yang kita lihat dengan performa yang di tampilkan Walcott melawan Spurs, kadang-kadang itu tergantung dari formasi lawan.

Bermain sebagai penyerang adalah sesuatu yang Podolski miliki dalam pengalamannya dan ada sedikit keraguan bahwa dia adalah finisher terbaik dalam hal teknik yang ada di barisan The Gunners .

2) Serge Gnabry

Pemain yang begitu menonjol saat melawan Tottenham dan tidak diragukan lagi sebagai pemain muda Jerman yang masih berusia 18 tahun dimana Gnabry yang memberikan assist untuk gol pembuka Santi Cazorla serta datang sangat dekat untuk menempatkan namanya pada papan skor pada beberapa kesempatan.

Ia telah bermain untuk sisi timnas U-21 dan U-19 dan tidak memiliki kualitas untuk memimpin barisan tapi mungkin ada keraguan atas kemampuannya untuk bertahan melawan bek tengah Premier League sebagaimana usianya yang masih muda dengan kurangnya pengalaman yang dimilikinya.

3) Mesut Ozil

Kegagalan The Gunners, manajer selalu bisa memilih untuk memainkan sebagai gelandang ‘false 9′ seperti yang telah Barcelona lakukan di masa lalu dengan Lionel Messi dan Spanyol telah melakukannya dengan Cesc Fabregas. Mesut Ozil memiliki kualitas terbaik dan memiliki pandangan yang baik untuk membuat gol dan dengan kemampuannya untuk berlari di antara pemain bertahan lawan dan bermain di jalurnya, ia bisa menjadi pilihan dalam peran tersebut, bermain di sana untuk sisi Jerman pada akhir tahun lalu.

4) Santi Cazorla

Demikian juga, supremasi teknis yang besar dari Santi Cazorla dan pusat rendah gravitasinya, belum lagi dia bisa mencetak gol dengan kedua kakinya dengan baik, bisa membuatnya sebagai penyerang yang sangat efektif dalam sistem yang mengggunakannya sebagai ‘false 9′ – dimana Wenger pernah melakukan itu dengan Andrei Arshavin beberapa tahun lalu ketika Arsenal kekurangan striker dan pemain asal Rusia tersebut menggunakan kecerdasan dan kecepatannya daripada fisiknya untuk memecah pertahanan.

5) Chuba Akpom

Akhirnya, pilihan lain, meskipun berisiko, adalah dengan memanfaatkan prospek akademi dan berharap tanggung jawab dalam menantang pemain muda untuk berkembang. Mungkin yang terbaik dari perkembangan pemain usia muda dalam hal pencetak gol adalah Chuba Akpom yang berusia 18 tahun yang meskipun masih muda, adalah usia yang sama seperti Gnabry yang mencetak 10 gol dalam 10 pertandingan di musim lalu di U-21 Liga Elite Gruppe.

Manakah dari pilihan ini menurut Anda bisa melakukannya di lini depan?