Pintu Keluar Tottenham Di Depan Mata AVB?

Pintu Keluar Tottenham Di Depan Mata AVB

Pintu Keluar Tottenham Di Depan Mata AVB? – Andre Villas-Boas dikabarkan mendekati pintu keluar dari Tottenham walaupun telah mnghabiskan budget belanja sebesar 100 juta pounds di jendela transfer musim panas lalu – begitu dikabarkan oleh beberapa media pada Rabu pagi hari.

Manajer asal Portugal ini yang dipaksa harus menyaksikan timnya dikalahkan oleh Man City dengan skor akhir 6-0 pada hari Minggu difavoritkan dalam taruhan manajer Liga Inggris yang akan dipecat berikutnya dalam waktu dekat ini dengan SkyBet menawarkan taruhan 11/10 untuk hengkangnya manajer Tottenham Hotspurs ini, lapor Oddshecker. Hal ini menyaingi bos tim sepak bola Fulham, Martin Jol yang mendapat nilai 7/4 dalam taruhan manajer yang akan hengkang dari klubnya.

Menurut Matt Barlow dari Daily Mail, AVB mulai kehilangan dukungan di White Hart Lane, walaupun beberapa orang di sana masih bersedia mendukungnya. “Manajer Spurs, Villas-Boas lama-kelamaan terisolasi di Spurs, dengan hubungannya dengan supporter klub, pemain, dan teknisi director Franco Baldini.”

Barlow juga mengatakan bahwa staff medis di Tottenham, staff pemain, juga semuanya merasa jengkel dengan perilaku AVB beberapa minggu terakhir ini.

Mantan bos Porto itu mengatakan ia “malu” akan penampilan pemainnya di Etihad, lapor BBC sport, dan ia juga terlihat jelas jengkel dengan tidak adanya staf medis yang mendukung keputusannya untuk terus memakai Hugo Loris yang terkena konkusi di lapangan saat melawan Everton, lapor David Hytner dari Guardian.

Jan vertonghen berbicara membela manajernya ini pada hari Selasa, membalas “tentu saja tidak” ketika ditanya apakah ada masalah antara para pemain Spurs dan AVB, begitu dilaporkan oleh Jamie Jackson dari Guardian.

Namun, masalah terbesar bos Spurs ini adalah performa buruk Tottenham dalam mengejar target empat besar liga inggris pada musim ini, mereka juga memberikan penonton permainan yang bisa dibilang membosankan.

Setelah mengahbiskan semua uang hasil penjualan gareth Bale untuk membeli pemain-pemain mahalnya seperti Erik Lamela dan Roberto Saldado, Tottenham hanya baru mencetak Sembilan gol dari 12 pertandingan Liga Inggris. Mereka hanya mencetak lima gol dalam pertandingan kandang, yang setara dengan harga sebuah tiket.

Tetapi Tottenham sudah berada di posisi Sembilan pada table BPL dan akan menghadapi juara musim lalu, Manchester United. Suksesnya liga Eropa terasa tidak begitu menyenangkan para fans.

Villas-Boas kembali menunjukkan perilakunya seperti saat masa kelamnya di Chelsea yang juga menyangkut dengan gaya bicaranya kepada media.

Musim ini seharusnya menjadi musim dimana Spurs menjadi tim nomor satu di London Utara dan mungkin bisa menjadi kandidat juara Liga Inggris. Fakta bahwa sekarang rival mereka, Arsenal memandang rendah mereka dari posisi puncaknya di Liga Inggris menambah kesuraman yang sekarang melanda White Hart Lane.